Malam ini aku
teringat sesuatu hal
Sebuah
kenangan
Yang tidak
bisa aku lupakan
Aku
punya teman kecil, sewaktu kecil kami sering bermain bersama, aku tak peduli
dia laki-laki yang penting aku bisa bermain bersama. Tapi suatu ketika keluarga
mereka datang kerumah memberi tahu kami bahwa mereka akan pindah rumah. Sungguh
aku tak ingin mereka pindah, aku akan merasa hampa. Namun apalah daya ku aku
hanyalah seorang gadis kecil yang baru berumur 4tahun.
7
tahun berlalu
Aku
pergi ke sebuah pesta. Ini adalah pesta kepulangan teman lamaku. Betapa bahagianya
aku, setelah sekian lama aku mengharapkan dia akhirnya dia datang kembali. Aku berdandan
secantik mungkin. Dulu aku bertemu dengannya saat dia berusia 5tahun, apakah
dia masih tetap seperti yang dulu? Atau sekarang dia sudah menjadi pria remaja
yang sangat menawan? Sungguh aku sudah tidak sabar untuk bertemu kembali
dengannya.
Aku pun
turun dari mobil bersama mom dan dad. Aku memasuki rumah besar itu namun entah
mengapa aku merasa deg-degan. Sungguh baru kali ini aku merasa sesak di dada. Aku
tidak paham akan apa yang aku rasakan, aku bingung, namun aku sangat bahagia. Akhirnya
aku bisa bertemu dengan teman lama ku. Sekarang dia sungguh menawan. Dulu dia
sangat pendek, namun sekarang dia tinggi, badan atletis, rambut yang tertata
rapi. Pada malam itu dia mengenakan kemeja kotak-kotak dengan celana jeans dan
sepatu kulit convers. Sungguh dia sangat menawan. Entah apa yang aku rasakan
saat ini. Saat berbicara dengannya aku merasa sesak. Aku tidak mengerti dengan
perasaan ini. Apakah ini yang orang sebut cinta? Tapi apa aku gila? Aku masih
terlalu kecil untuk mengenal cinta. Bahkan aku belum tau arti dari cinta apa. Kami
pun bertukar nomer telpon, sungguh aku sangat suka melihat senyum manisnya ditambah
dia mengenakan kacamata dan membuat di menjadi tambah menawan. Oh GOD I Like
All About Him.
Setelah
acara itu aku mengirim pesan singkat
padanya, kami bercerita panjang. Dan rasa sesak ini makin terasa parah. Setiap menerima
SMS darinya aku pasti merasa sangat bahagia. Entah mengapa aku menyukai sahabat
kecilku, sahabat kecilku yang sudah berubah menjadi pria tampan. Namun dia
menganggap aku sebagai adiknya. Aku berfikir mungkin dari menganggap aku
adiknya, aku bisa semakin dekat dengannya dan akhirnya dia merasakan hal yang
sama seperti yang ku rasakan dan akhirnya kami bisa bersama. Namun apakah itu
bisa terjadi? Ya hanya waktu yang bisa menjawab semua pertanyaanku.
Setiap
saat dia memberi perhatian yang lebih terhadapku, menanyakan apakah aku sudah
makan, menanyakan apa yang sedang ku lakukan dan selalu mengingatkanku untuk
selalu membantu orangtua ku di rumah. Karena hal itu semakin lama semakin aku
sangat menyukainya, dia begitu charming.
Dia juga sering main kerumah, membicarakan segala sesuatunya bersama dad. Sungguh
aku sangat sangat cinta sayang dan menyukainya. Namun apakah mungkin aku yang
mengungkapkan rasa ini? Masa perempuan duluan yang menyatakan cinta. Itu sangat
tidak mungkin! Aku berharap suatu saat dia menyatakan cintanya terhadapku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar