Maksud
dari pesan mu itu apa? Kamu ingin melihat aku menangis? Kamu senang melihat aku
tersiksa? Apa belum cukup kamu buang air mata aku? Mau kamu apa? Menawarkan banyak
laki-laki di luar sana untuk menjadi pengganti mu? Kamu tau, mau kamu kasih
banyak laki-laki pun itu ga bakal mempan buat aku. Karena bukan itu obat untuk
menyembuhkan luka ini. Dengan kamu menjauh dari aku itu udah sangat cukup buat
jadi obatnya. Kamu tau, dengan isi pesan mu seperti itu membuat hati aku
semakin hancur berkeping-keping. Kamu tau, sejak pesan itu sampai bagaimana
keadaan ku membaca pesan itu? Kamu tau? Ya rasanya itu sakit banget. Mungkin kamu
ga akan pernah tau rasa itu karena memang kamu ga menyayangi aku dengan tulus
pada waktu itu. Aku ini ibarat kan boneka, kamu main kan dengan puasnya setelah
kamu merasa jenuh kamu hempaskan aku begitu saja dan kamu mencari boneka baru
lagi. Semudah itu kamu lupakan aku yang memang benar-benar dari hati
menyayangimu, tulus mencintaimu. Sudah berapa banyak air mata ku jatuh Cuma karena
kamu. Ya aku terlalu bodoh untuk menangisi mu. Kamu tau, hati ini sangat
hancur, dan susah untuk sembuhnya. Apakah kamu merasakan sakitnya hati ku? Kamu
tau ga setiap malam aku selalu menangisi mu? Semua isi blog aku Cuma menceritakan
tentang kamu. Apa itu kurang sebagai bukti kalau aku memang sayang kamu? Sungguh
aku sangat menyayangimu. Aku gamau kehilangan kamu. Please aku butuh kamu. Aku butuh
KITA yang dulu, aku butuh kasih sayang dari kamu. Aku butuh kamu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar